Tips Belanja Online

Banyak orang yang masih takut untuk membeli barang atau belanja secara online karena alasan keamanan. Transaksi online memang mempunyai resiko penipuan yang lebih banyak pada dibanding dengan transaksi konvensional.
Tetapi belanja online juga mempunyai 2 kelebihan utama dibanding belanja konvensional, yaitu:
1. Hemat waktu.
Kita tidak harus keluar rumah untuk membeli sesuatu. Cukup order via telepon, sms atau melalui layanan messanger lain seperti whatsapp, line ataupun blackberry messenger, pembeli sudah bisa mengorder barang yang diperlukan.
2. Hemat Biaya
Banyak orang beranggapan bahwa barang-barang yang dijual secara online harganya lebih mahal dibanding harga di toko konvensional. Selain belum tentu benar, juga kalau memang sedikit lebih mahal. Pembeli belum memperhitungkan biaya-biaya yang lain bila harus membeli ke toko konvensional, seperti misalnya: biaya bensin, parkir dan kadang ada pemborosan bila kita berada di suatu toko, kita juga tertarik untuk membeli barang-barang diluar yang kita butuhkan yang berujung pada pemborosan.

Tujuh tips berikut adalah untuk menghindari penipuan pada transaksi online:
1. Gunakan logika. Jangan tergiur pada harga yang sangat murah.
Kalimat”Tidak ada yang gratis di dunia ini” juga berlaku pada belanja online. Kalo ada penjual online yang menawarkan sepeda motor BMW R25 antik seharga Rp25.000.000,- yang harga di pasaran di atas Rp50.000.000,-. Silakan waspada terhadap penjual tersebut. Bagaimanapun juga, secara logika, tidak perlu harus bersusah payah buka iklan online untuk menjual BMW R25 dengan semurah itu.
2. Gunakan rekber (rekening bersama) untuk kenyamanan transaksi.
Meskipun tidak semua penjual online mau melakukan transaksi dengan cara ini karena dianggap ribet dan ada fee untuk penyelenggara rekber, tetapi untuk transaksi dengan nilai besar (misal di atas Rp 1 juta) disarankan untuk menggunakan rekening bersama. Bisa saja biaya rekber ditanggung oleh kita sebagai pembeli.
3. Perhatikan nomer telepon atau ID yang digunakan oleh penjual. Penjual yang kredibel (terpercaya), tidak akan sering ganti-ganti nomer telepon atau ID. Search nomer telepon tersebut di google. Bila nomer tersebut sudah muncul di iklan minimal setahun yang lalu, maka penjual tersebut memang berbisnis online. Untuk penipuan, orang kebanyakan akan berganti-ganti nomer telepon dan tidak berada pada waktu yang lama.
4. Perhatikan foto-foto yang ditampilkan diiklan penjual. Penjual yang menipu sebenarnya tidak mempunyai barang dan kebanyakan menampilkan foto-foto yang diambil dari situs atau iklan orang lain. Foto iklan dengan menampilkan nomer telepon atau website penjual, akan lebih meningkatkan kepercayaan kita.
5. Mintalah tambahan foto-foto yang lain, bila perlu mintalah foto dengan menulis nomer telepon pembeli pada kertas di atas barang yang dijual. Tentu saja untuk kenyamanan kedua belah pihak, permintaan ini dilakukan bila harga sudah deal, dan uang siap ditransfer. Juga untuk nilai barang yang besar. Karena bila memang anda menginginkan barang tersebut,dan penjual merasa direpotkan dengan permintaan anda ini, transaksipun akan batal.
6. Cek reputasi penjual melalui teman atau kerabat. Atau bisa juga melalui forum komunitas-komunitas yang banyak di internet.
7. Selalu bertindak jujur
Meskipun kedengaran sederhana, tindakan kita yang selalu jujur, akan mengeluarkan aura kejujuran di sekitar kita.

Dengan 7 tips di atas, semoga anda lebih menikmati belanja online.

Selamat Berbelanja.

Leave a Reply